‎“BROMO Experience#SMPIT AlamNurulIslam”‎



Minggu pagi tanggal 29 September (tahunnya tanya sama yang nulis aja ya...) kugendong tas ransel hitamku menuju ke salyo(sekolah alam yogyakarta) diantar oleh ibuku tercinta menggunakan motor matic berwarna biru beroda dua, berstandar besi, berjok empuk berwarna hitam,etc. Kumasukkan tanganku yang kedinginan ke kantong jaket hitam yang baru aku pinjam dari temanku, ternyata, saat aku menginjakkan kakiku ke tanah salyo sudah ada temanku yang datang untuk menantikan outing ke Malang, jawa timur,pulau jawa.
                (sang penulis memohon maaf karena ceritanya dipercepat) Perjalanan dibuka dengan shalat dhuha dan do’a-do’a di mushala yang beralaskan kayu pohon kelapa.kami berangkat saat matahari agak miring dikit(kira-kira jam 9) dengan bis bermesin ferrari(katanya sih...), tapi aku punya bukti kalau itu mesinnya ferrari, yaitu suara mesinnya, mulus tiada hambatan bagaikan mobil balap lamborghini galardo, kita perjalanan memakan waktu kira-kira 17 jam untuk mencapai pos di gunung bromo, kita beristirahat sambil nunggu di pos gunung bromo sambil ngeteh bareng. Setelah menunaikan shalat subuh kita berangkat ke pos selanjutnya dengan mobil jeep yang biasa untuk offroud, saat matahari sudah bangun aku sudah sampai di kaki gunung bromo, aku keluar dengan cekatan (bukan mau liat pemandangan, tapi lagi nyari toilet). awan masih menyelimuti yang masih berbalutkan jaket dan tubuh kuda-kuda sewaan yang ada disekitarku , aku berkali-kali mengusap kacamataku, bukan karena aku menangis tapi dikarenakan awan yang berisi uap air itu menerpa kacamata minusku ini, kita berjalan menuju gunung bromo sambil mengabadikan foto saat mataahari sudah selesai ngolet. Ya begitulah yang bisa saya sampaikan,kalau ingin tahu ceritanya lebih lanjut tulis saja di tempat coment...

Komentar

Postingan Populer